Tuesday, November 19, 2013

Meme Generation #Jurnalistik Opini



Jika kita tengok lagi ke masa lalu, dimana saat kita berumur sekitar 6 sampai 10 tahun. Mungkin di umur itu kita sedang asik bermain tepuk tazos bersama teman kita? atau mungkin kita sedang main yoyo, biji karet, mainan memancing ikan, inline skate, tiup balon, bongkar pasang Sailormoon, dan boneka troll? sekarang saya ajak kalian semua untuk lebih sadar dengan  kenyataan yang ada sekarang...... Anak seumuran itu, sudah diizinkan oleh orang tua nya untuk bermain iPad, memiliki smart phone dan gadget lain nya yang sekira nya menunjang hiburan bagi mereka. Bahkan tidak perlu menunggu sampai umur 6 tahun, ponakan saya yang berumur baru 4-5 tahun saja sudah sangat mahir bermain permainan di iPad. Sungguh canggih-canggih sekali ya anak zaman sekarang? 

Bukan nya iri atau tidak terima dengan kemajuan teknologi. Tapi saya lebih menyayangkan akan hal ini. Dimana dulu,  bahagia itu bisa sangat sederhana dan murah, namun sekarang rasa nya sukar untuk dibeli. Itu baru kemajuan di bidang teknologi. Belum lagi dengan kemajuan di bidang internet dan berbagai jenis social media yang terdapat di dalam nya. Sungguh ironis kalau kita mendengar orang bertengkar karena social media. Atau simple saja. Sepasang kekasih yang bertengkar hanya karena status yang dipasang di twitter atau facebook. Bukan kah harus nya social media membantu kita agar lebih mudah berkomunikasi? tapi mengapa malah membuat sesuatu menjadi sensitif untuk dibicarakan?

Menurut saya, kita orang-orang Indonesia yang kata nya sudah merdeka, belum paham betul arti dari suatu kemerdekaan. Kalau kita mengerti akan kemerdekaan, kita tidak mungkin bangun tidur langsung mengecek social media, tidak mungkin terjadi ribut-ribut di status, tidak mungkin termakan omongan atau gosip hanya karena melihat sesuatu di social media. Hal-hal seperti ini yang kadang membuat saya gerah. Terlalu banyak hal baru yang masuk ke dalam ruang lingkup hidup kita sehari-hari, namun tidak kita pilah-pilih dengan baik. Saya tidak bilang kalau saya tidak bersikap seperti itu. Saya akui ada beberapa sikap di atas yang saya lakukan. Tapi saya bersyukur karena saya masih bisa melihat dan keluar sejenak dari hal-hal tersebut.

Generasi zaman sekarang sudah tidak bisa dikontrol hanya dengan omongan orang tua. Disini, orang tua harus ikut andil dalam kehidupan anak-anak nya diluar rumah. Ya tidak perlu jadi protektif, tapi lebih menjadi teman untuk anak-anak nya berbagi cerita, baik itu cerita yang baik atau yang buruk. Sebisa mungkin jangan sampai ada yang anak-anak tutupi dari orang tua nya. Saya rasa, itu pendapat yang bisa saya sampaikan tentang sikap yang terjadi pada generasi ini. Sebetulnya belum cukup untuk membahas itu semua. Mungkin saya akan menulis perihal ini di episode yang kedua? Mungkin...
oh ya, mengapa saya memberi judul postingan ini 'meme generation' karena saya pernah membaca artikel di suatu majalah yang menamai sikap-sikap tersebut sebagai sikap dari 'meme generation'.

(ak'.sa.ra) #Jurnalistik Feature






Untuk kalian yang sering melewati Jalan Kemang Raya, pasti sudah tidak asing lagi dengan toko buku yang berada di pinggir jalan Kemang. Ya, Aksara. Toko buku yang umur nya sudah lebih dari 10 tahun ini, mengalami banyak perkembangan nya. Toko yang dimiliki oleh dua orang pengusaha di Jakarta, Arini Subianto dan Winfred Hutabarat yang sekarang bukan hanya sekedar toko buku, melainkan 'lifestyle store'. Karena kini, Aksara yang awal mula nya mempunyai konsep sebagai toko buku murni, tidak lagi hanya menjual novel-novel klasik dan buku fashion dunia nya yang khas, namun juga musik, gifts dan houseware. Bukan hanya itu, Aksara juga membuka cabang nya di beberapa tempat hiburan di Jakarta, seperti di Cilandak Town Square, Plaza Indonesia dan Pacific Place. Jadi sudah tidak heran lagi kalau pengunjung yang datang ke toko ini rata-rata adalah orang-orang dari kalangan menengah ke atas. Selain karena bertempat di kawasan elite, harga barang-barang yang ditawarkan di toko ini juga cukup mahal. Hal ini dikarenakan barang-barang yang dijual di sana adalah barang-barang impor. Keunggulan dari toko Aksara ini adalah, barang-barang unik dan display barang serta atmosphere nya yang membedakan dari toko-toko lain. Ada barang yang mungkin sulit kita temukan di toko lain, namun ada disini. Selain itu, genre musik yang dihadirkan di setiap toko Aksara berbeda-beda, walau rata-rata toko mengusung tema 'indie'. Jadi, untuk kalian yang ingin mencoba suasana membaca buku dan hang out berbeda, silahkan mengunjungi toko Aksara ini dan nikmati atmosphere nya. Adios!

Djakarta Warehouse Project #Jurnalistik News


Djakarta Warehouse Project adalah acara tahunan untuk para penikmat 'dance music' di Jakarta yang dari tahun ke tahun semakin banyak peminat nya. Mulai dari anak remaja sampai orang kantoran pun ikut meluangkan waktu untuk menikmati konser para DJ ini. Seperti tahun-tahun sebelum nya, guest star yang ikut andil dalam acara ini datang dari dalam dan luar negeri. Dari dalam negeri kita punya DJ andalan, Angger Dimas, DJ Aay, DJ Adith, DJ Anton Wirjono, DJ Bone dan masih banyak lagi DJ dari dalam negeri lain nya. Selain itu, guest star dari luar negeri yang sangat ditunggu-tunggu, David Guetta, Alesso, Zedd, Martin Solveig, Breakbot, Bingo Players and many more. Djakarta Warehouse Project tahun ini akan diselenggarakan di Eco Park Ancol pada tanggal 13 Desember 2013. Seluruh tiketnya sudah dijual sejak enam Juli kemarin dalam empat kategori, Pre-Sale 1 (Sold Out), Pre-Sale 2 (Rp 500,000), Pre-Sale 3 (Rp 575,000) dan ketegori yang cukup unik yaitu Early Entry yang dibanderol seharga Rp 425,000 saja. Ticket box nya tersedia di beberapa restaurant yang berada di bawah naungan Ismaya Group. For more info, you can go to their official website : www.djakartawarehouse.com atau www.ismayagroup.com so don't miss this biggest dance music festival guys!

Thursday, October 24, 2013

Istilah Kepariwisataan #4

31. Reserved : produk ataupun jasa yang telah dipesan sebelumnya dan juga telah disetujui.
32. Pakansi/ Vacation : sejenis liburan akhir pekan yang digunakan untuk menghabiskan waktu seperti liburan.
33. Berkemah/ Camping : salah satu jenis wisata yang identik dengan membangun tenda, yang lokasinya biasanya di alam liar ataupun lapangan.
34. Travel/ Travel : sebuah biro perjalanan yang mengatur tentang semua perjalanan wisata kita.
35. Pantai/ Beach : sebuah objek wisata yang berada di sekitar laut.
36. Teater/ Theater : sebuah seni pariwisata yang tujuannya menunjukkan tontonan yang menarik untuk kalangan yang sedang berwisata.
37. Gunung / Mountain: sebuah objek wisata yang banyak diminati seperti pecinta alam, karena keindahan atasnya dan serunya medan yang harus dilalui untuk sampai puncaknya.
38. Tari /Dance : salah satu seni wisata yang menunjukkan jenis tari-tarian masing-masing daerah yang sedang dikunjungi para wisatawan, untuk lebih mengenal akan sebuah budaya.
39. Koper/ Suitcase : salah satu alat untuk berwisata yang digunakan untuk meletakkan barang bawaan saat berwisata.
40. Pesawat/Airplane: sebuah alat transporatsi udara yang biasanya digunakan untuk berwisata dari satu daerah ke daerah lain yang sangat jauh tempatnya.

Istilah Kepariwisataan #3

21.Hotel/Hotel: tempat untuk menginap sejenis kamar tidur yg identik berkelas.
22.Restoran/Restaurant : suatu tempat makan yang biasanya identik mewah dan besar yang di dalamnya menyediakan berbagai jenis hidangan makanan.
23.Reservasi/Reservation : Reservasi adalah suatu proses permintaan pemesanan kamar dan fasilitas lain yang diinginkan oleh calon tamu untuk periode tertentu.
24.Rekreasi/Recreation: Suatu keinginan untuk mengunjungi salah satu objek wisata yang biasanya bertujuan untuk menenangkan diri ataupun sekedar bersenang -  senang ( refreshing ).
25. Diving/menyelam : kegiatan menyelam didalam laut biasanya bertujuan untuk melihat dan menikmati keindaha bawah laut.
26.Snorkeling : kegiatan berenang atau menyelam dengan mengenakan peralatan berupa masker selam dan snorkel. Selain itu, penyelam sering mengenakan alat bantu gerak berupa kaki katak (sirip selam) untuk menambah daya dorong pada kaki.
27.Dormitory : tipe kamar yang ada dan disediakan di hostel. Biasanya penghuni dormotory diisi beberapa orang yang belum kenal. Dormitory diisi 4 sampai 10 orang dalam ruangan yang sama. Dormitory harus menaati peraturan yang sangat tinggi, seperti tidak merokok atau membuat kegaduhan. Dormitory sangat diminati juga populer dikalangan backpaker karena harganya yang lebih murah.
28.Hostel : hostel adalah sejenis tempat menginap akan tetapi perbedaannya adalah fasilitas didalamnya digunakan secara bersama-sama oleh penggunanya, seperti kamar mandi, dapur dan ruang tamu. Kelebihannya diantaranya adalah penghuni hostel punya kesempatan untuk lebih bersosialisasi dengan tamu lain. Bukan hanya dormitory saja yang menyediakan kamar privat layaknya hotel.
29.Homestay : adalah rumah biasa yang sebagian kamarnya disewakan kepada tamu, namun tamu yang menginap akan tinggal dalam jangka waktu lama.homestay sering diikuti oleh pelajar asing guna mempelajari kebudayaan setempat.
30.Motel : hotel yang di desain yang lokasinya biasanya ada di pinggir jalan raya dan menyediakan tempat parkir luas untuk tamunya. Motel biasanya digunakan sebagai tempat istirahat sebelum penghuni melanjutkan kembali perjalanannya.


Istilah Kepariwisataan #2

11. Group rates/Harga sekelompok: Harga kamar suatu hotel yang diperuntukkan bagi suatu rombongan yang datang secara bersama-sama dalam suatu kelompok.
12. Guest: Tamu/wisatawan
13. Guide/pemandu/pendamping: Dalam bahasa Indonesia lebih familiar di sebut dengan Pramuwisata atau pemandu wisata yang menemani dan memberi informasi kepada wisatawan tentang hal-hal yang dikunjunginya termasuk juga tentang adat-istiadat masyarakat setempat.
           14. In House Guest/Tamu penginapan: Tamu/wisatawan yang sedang                             tinggal/menginap di hotel
15. Infant/bayi: Berarti bayi yang di dalam penerbangan biasanya di pendekkan menjadi INF yakni bayi masih berusia di bawah 24 bulan
16. Itinerary/rencana perjalanan: jadwal perjalanan secara detail termasuk jadwal kedatangan dan keberangkatan seorang wisatawan
           17. Jet lag/Jet lag: Merupakan suatu perasaan yang sangat lelah sewaktu melakukan           penerbangan yang sangat lama
          18. Landing/Pendaratan : Posisi pesawat udara menuju tempat pendaratannya                 hingga sampai berhenti mendara di Bandara yang ditujunya
19. Length of Stay/waktu menginap : Jangka waktu berapa lama wisatawan tinggal di suatu hotel
20. Porter/Petugas pengangkut: Petugas resmi di bandara/pelabuhan yang di menawarkan jasa untuk mengangkat barang/bagasi

Istilah Kepariwisataan #1

1.  Caddy/Kadi: pesuruh dalam permainan golf yang membawa tas golf berisikan beberapa stick golf
 2Cancel/Pembatalan : Pembatalan suatu produk yang telah di pesan oleh konsumen sebelumnya.
3. Check In/Mendaftarkan diri : Melaporkan diri untuk pemakaian jasa yang telah dipesan sebelumnya seperti  pada hotel atau pada suatu penerbangan
4. Check out/Meninggalkan : Melaporkan diri atas telah berakhirnya pemakaian jasa atau produk wisata yang digunakan 
5. Conveyor belt/ban berjalan : Ban berjalan di bandara tempat kita mengambil barang/bagasi
6. Delay/Penundaan : Penundaan jadwal yang telah ditetapkan seperti jadwal keberangkatan pesawat
7. Departure /Keberangkatan: Jadwal keberangkatan suatu perjalan wisata
8. Destination/Destinasi : Daerah yang menjadi tujuan dalam perjalanan wisata
9. Double bed/Dua tempat tidurSatu buah tempat tidur buat dua orang
10. Go Show/Pemesanan langsung: Istilah ini lebih sering di artikan sebagai seseorang yang datang langsung ke Bandara untuk mendapatkan tiket penerbangan tanpa pemesanan sebelumnya